aku menulis ini terinspirasi oleh sosok yang dulu sempat menjadi bagian dalam hidupku. aku kagum padanya. di usia dia yang masih muda (21) dia selalu berfikir jauh sebelum bertindak, dia dewasa dalam menyikapi sebuah masalah, dia sosok yang gigih dalam suatu pekerjaan, dia bertanggung jawab dalam segala hal. banyak sekali yang membuat aku berfikir tentang sosoknya. "ternyata masih ada ya lelaki sepertinya".
harusnya di usia dia yang dibilang masih muda, tak harus memikirkan beban-beban yang selayaknya tidak ditanggungnya. dia bukan hanya menanggung hidup dirinya sendiri, melainkan beberapa kerabatnyapun ia sanggupi. semua itu bukan karena dia mampu, tapi rasa peduli dan tanggungjawabnya lah yang membuatnya merasa sanggup. aku bangga terhadapnya.
tak heran jika banyak wanita yang menyukainya. bukan karena kepiawayannya terhadap memainkan gitar, bukan karena suaranya yang merdu saat menyanyikan lagu dengan petikan-petikan gitar yang dia mainkan, melainkan dengan segala sikap-sikapnya yang sederhana dan mampu membuat banyak wanita terkagum terhadapnya.
hampir satu tahun aku tak bersamanya. namun semua kenangan, dan semua yang pernah ada saat aku bersamanya, masih melekat jelas dalam benak pikiranku. entah mengapa aku demikian?
dia mengajarkan aku banyak hal, tentang kedewasaan, tentang tanggung jawab, tentang kesetiaan dan cinta. dan kini dia tak lagi bersamaku, dia tak lagi ada disisiku saat aku membutuhkannya, dan aku kehilangan.
dan semoga keikhlasan menyertaiku hingga aku menemukan pengganti yang jauh lebih baik dari padanya, ataukah mungkin memang dia? Allah yang mengetahui segalanya.
terimakasih atas waktu-waktu dulu, kenangan-kenangan dulu dan semuanya yang membuat aku mengerti dan sadar tentang 1 hal, ikhlas itu sulit namun jika kita mampu maka kita adalah pribadi yang baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar